QS. Surat AL-ANFAL Ayat 72

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

5W1H

What           : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
When          : 17 Agustus 1945
Where         : Jl. Pegangsaan Timur Jakarta No.56
Why            : Karena Bangsa INDONESIA Ingin Terbebas Dari Belenggu Penjajahan
Who            : Ir. Soekarno dan Moch. Hatta
How            : Setelah Jeepang di bom atom oleh sekutu pada tanggal 6 dan 9 Agustus Jepang menyerah tanpa syarat oleh sekutu. Pda waktu itu sekutu belum tiba, kesempatan ini dimanfaatkan oleh golongan muda untuk mendesak Ir. Soekarno dan Moch. Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan, kejadian ini terjadi di Rengas Dengklok dengan kata lain para golongan muda menculik Ir. Soekarno dan Moch. hatta. Ahmad Subarjo yang pada saat itu mewakili golongan tua menjamin bahwa besok pada tanggal 17 Agustus Kemerdekaan INDONESIA akan diproklamasikan. Ir. Soekarno dan Moch. Hatta dipulangkan pada saat itu.

Misteri Waktu Berputar Kembali


Keajaiban yang diciptakan alam dengan jelas dan pasti memberitahu kita, bahwa pada abad ke-20 yang baru saja berlalu, secara membingungkan terjadilah sesuatu yang tak habis dimengerti yaitu waktu berputar kembali.
Secara teori, bahwa waktu berputar kembali, dan kembali ke masa lalu bukan tidak memungkinkan. Menurut teori Einstein, waktu dan ruang dapat mengalami perubahan dalam kecepatan cahaya.
Jadi, seandainya suatu benda terbang dengan kecepatan 300000 km/detik, maka ruang bisa di perpendek, dan waktu bisa diperlambat.
Pada awal tahun 1994 silam, sebuah pesawat sipil Italia terbang di angkasa pantai Afrika. Tiba-tiba, pesawat lenyap dari layar radar di ruang kontrol.
Di saat petugas bandara di landa kecemasan, pesawat sipil itu muncul lagi di ruang udara semula, dan radar dapat melacak kembali sinyal pesawat tersebut.
Terakhir, pesawat sipil ini berhasil mendarat dengan mulus di bandara wilayah Italia. Namun, awak pesawat dan 315 penumpangnya sama sekali tidak tahu bahwa mereka pernah “lenyap‿.
Dengan perasaan bingung kapten pilot berkata : “Pesawat kami tampak stabil setelah lepas landas dari Manila, dan tidak terjadi insiden apapun, namun, di luar dugaan petugas di ruang kontrol melaporkan kehilangan jejak pesawat, memang agak tidak normal.‿
Tetapi, kenyataannnya tidak dapat dibantah : ketika tiba di bandara, jam setiap penumpang terlambat 20 menit. Meskipun jarang tapi ada kejadian yang serupa.
Menurut catatan arsip, pada 1970 silam juga pernah terjadi peristiwa serupa. Kala itu, sebuah pesawat penumpang jet 727 juga tanpa sebab yang jelas “hilang‿ selama 10 menit dalam penerbangannya ke bandara Internasional Miami, AS.
10 menit kemudian, pesawat tersebut muncul lagi di tempat semula, selanjutnya, pesawat tersebut tiba dengan selamat di tempat tujuan.
Seluruh penumpang di dalam pesawat tersebut tidak tahu apa yang telah terjadi, dan alasan yang akhirnya membuat mereka percaya adalah karena jam mereka masing-masing terlambat 10 menit.
Atas fenomena ini, menurut para ahli satu-satunya penjelasan adalah : “dalam sesaat “kehilangan‿ itu, waktu “berhenti‿ tidak bergerak, atau dengan kata lain waktu berputar kembali.

Menang !! Ahsan/Hendra Di Djarum Indonesia Open Super Series 2013.

Mohammad AhsanHendra Setiawan 

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil meraih juara setelah bertanding melawan wakil dari Korea Selatan yaitu Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae dua game langsung, 21-14 dan 21-18 di Istora Senayan pada Minggu (16/6/2013).

Ganda Putra yang merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia itu memulai pertandingan dengan baik dengan memimpin skor 7-4 dari Ko/Lee. pada game pertama

Ko/Lee pun menyusul di angka 5-8 namun Ahsan/Hendra kembali menjauh setelah berhasil mendapatkan dua angka tambahan. Kemudian, dua tambahan angka didapat Ko/Lee dengan menyambar bola tanggung.

Ahsan/Hendra unggul 15-8 sekarang dan skor tambahan untuk Ko/Lee setelah pengembalian Hendra yang jauh ke luar lapangan Dengan skor yang tertinggal jauh dengan Ahsan/Hendra unggul 19-10 sekarang. Game pertama selesai dengan skor Ahsan/Hendra  21-14.

Setelah mendekati detik-detik game dua berakhir, Ahsan melakukan pengembalian silang yang jatuh did depan net, sehingga pasangan korea tidak dapat mengembalikan.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pun akhirnya Juara dengan skor 21-18!!!



Sumber : http://www.idberita.co.id/news/read/5948/menang-ahsanhendra-di-djarum-indonesia-open-super-series-2013.

Misteri Hantu Abraham Lincoln Di Gedung Putih

 
 
Siapa sangka, rumah dinas Presiden Barack Obama adalah salah satu yang paling berhantu di AS. White House alias Gedung Putih jadi tempat gentayangan tokoh-tokoh terkenal. Hantu Abraham Lincoln adalah yang paling sering menampakkan diri.
 
 Gedung Putih pertama ditinggali oleh Presiden ke-2 AS, John Adams. Bersama istrinya yaitu Abigail, mereka tinggal di gedung tersebut mulai 1800. Sejak itu Presiden AS silih berganti tinggal di situ, mulai dari Thomas Jefferson sampai Barack Obama.
Lebih dari 200 tahun, Gedung Putih menyimpan banyak cerita misteri. Salah satunya yang paling terkenal adalah hantu Abraham Lincoln yang konon seringkali menampakkan diri.